26/02/2013

Wikileaks Mengungkapkan Rencana AS untuk Menggulingkan Chavez



24 Februari 2013

Dokumen rahasia tentang Chaves dibocorkan oleh Wikileak, dokumen ini didedikasikan untuk Venezuela dan secara terang benderang menunjukkan campur tangan AS dalam upaya menggulingkan Chaves

File yang diterbitkan ini menjadi bukti bahwa setidaknya dua perusahaan asing telah ditargetkan menjadi oposisi Venezuela sejak 2006 dan merancang kampanye untuk pemilihan parlemen tahun 2010.

Dokumen – dokumen tersebut, yang tertanggal antara Juli 2004 dan Desember 2011 telah  diterbitkan oleh WikiLeaks di akun Twitter-nya, dan tersedia secara online. Dokumen mereka diambil email dari perusahaan Stratfor dan kanvas, yang menginformasikan bahwa mereka sedang berupaya untuk menggulingkan Hugo Chavez dengan menggunakan demonstrasi para siswa dan beberapa figur non formal lainnya.

Salah satu laporan yang dibocorkan oleh WikiLeaks adalah dokumen pada Januari 2010 yang ditulis oleh Canvas, berjudul 'Analisis situasi di Venezuela, yang mengusulkan strategi yang meniru gerakan kaum muda pro demokrasi, yang telah berhasil diterapkan di Serbia!. Sebuah gelombang protes mahasiswa dan 'revolusi warna' yang didukung CIA untuk menggulingkan Slobodan Milosevic pada tahun 2000.


Pada gilirannya, Stratfor, yang telah diidentifikasi sebagai tipe versi pribadi dari Central Intelligence Agency (CIA), bertujuan untuk memberikan analisis yang didedikasikan bagi perusahaan-perusahaan multinasional yang ingin berinvestasi di Venezuela. Email- email yang  bocor ini menunjukkan motif dan tujuan yang jauh dari independen, dan mereka sedang bekerja sebagai agen intelijen dan menyajikan strategi bagi mereka yang berkepentingan melakukan intervensi di negara ini.

Email yang bocor tersebut mencakup berbagai topik, fokus pada petrokimia sektor energi, dan minyak khususnya, perubahan politik, situasi kekuatan-kekuatan kontra, dan status dari militer. Mereka juga memainkan hubungan Venezuela dengan Kuba, Cina, Rusia dan Iran, dan memberikan proyeksi ekonomi  dan masa depan sektor keuangan yang
suram

Seminggu yang lalu situs WikiLeaks menerbitkan sebuah arsip besar email dari intelijen Stratfor perusahaan AS dan spionase, terkait dengan beberapa negara Amerika Latin, yang melibatkan lebih dari satu juta dokumen. Kabel baru yang dirilis oleh WikiLeaks menunjukkan semakin putus asanya pejabat AS atas meluasnya pengaruh Presiden Venezuela, Hugo Chavez, di benua itu. Hal ini dikatakan oleh pendiri situs Wikileak, Julian Assange.


Diterjemahkan Oleh Dian Septi Trisnanti 

2 comments:

Ganius Eka said...

ada yg berkaitan dengan indonesia ga?

SERIAL said...

maaf link ini memang khusus untuk amerika latin.